Senin, 10 November 2008

Desain Media Pembelajaran Matematika berbantuan Komputer (CAL for Mathematics) Dinamis - Interaktif

A. Pendahuluan

Disadari atau tidak saat ini pendidikan di Indonesia berangsur – angsur semakin banyak diwarnai oleh teknologi komunikasi dan informasi dimana sistem pirantinya berbasis komputer. Penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam pembelajaran sudah berlangsung sejak seperempat abad tahun yang lalu dan biasa dinamakan dengan Computer Assisted Learning atau Computer Aided Learning (CAL), sedangkan dalam pembelajaran matematika disebut Computer Assisted Learning atau Computer Aided Learning for Mathematics (CAL for Mathematics).
Penggunaan komputer dalam pembelajaran matematika sama sekali bukan proses pembodohan siswa akan matematika secara teoritis, akan tetapi justru menambah kedalaman konsep untuk membentuk aturan (precept) yang membantu siswa dalam mengumpulkan informasi sesuai dengan sistem atau konsep yang mereka gunakan agar informasi yang diterima merupakan kebulatan yang saling bertalian dengan fenomena riel.
CAL for Mathematics juga sangat efektif untuk menciptakan suasana belajar yang mandiri. Bahkan sudah merupakan model populer untuk mengembangkan dan meningkatkan proses belajar mandiri. Dalam prakteknya model ini cenderung pada pengertian pembelajaran individu (self instruction) karena banyak mengutamakan kemampuan dan prakarsa individu dalam memahami konsep sehingga lebih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan siswa.
Tujuan tersebut akan dapat tercapai apabila guru matematika mampu menciptakan
proses pembelajaran menjadi dua arah :
1. Pembelajaran diarahkan pada pemahaman dan peningkatan siswa terhadap materi matematika secara analitis – teoritis ;
2. Guru mampu membawa siswa untuk mengimplementasikan materi matematika terhadap persoalan – persoalan riel dalam kehidupan sehari – hari.
Kedua arah pembelajaran tersebut dapat diperoleh apabila media CAL for Mathematics bersifat dinamis – interaktif. Artinya selain siswa memperoleh visualisasi materi matematika yang menarik dan atraktif, siswa juga dapat memberikan input dan menerima umpan balik (feedback) dari komputer.

B. Permasalahan
1. Bagaimanakah langkah pembuatan desain media CAL for Mathematics agar dinamis - interaktif ?
2. Software apa yang relatif mudah digunakan dalam pembuatan media CAL for Mathematics dinamis - interaktif ?

C. Pembahasan
C.1 Kriteria Desain Media CAL for Mathematics
Desain media CAL for Mathematics yang diharapkan adalah dinamis – interaktif. Dinamis adalah bergerak. Maksudnya visualisasi desain menampilkan animasi (gambar hidup), bergerak (tidak statis), dan menampilkan tampilan yang bervariasi. Sedangkan interaktif adalah antara user (dalam hal ini siswa / guru) dengan komputer terjadi aksi dan reaksi timbal – balik.
Di samping memenuhi hal diatas secara agak khusus harus memenuhi kriteria struktural dan fungsional sebagai berikut :
a. Struktural
1) Pengorganisasian Materi
Pengorganisasian dan penyampaian materi harus sesuai dengan kesiapan mental siswa agar didapatkan proses pembelajaran yang interaktif.
2) Metode Penyampaian Materi
Desain media pembelajaran seolah-olah pengganti perancangnya, sehingga desain ini harus dapat menentukan, pelaksanaan pembelajaran dan memotivasi siswa. Konsep yang ditampilkan dalam desain harus tepat dan benar. Unsur-unsur seperti reinforcement, teguran yang biasanya terdapat dalam pembelajaran konvensional harus tetap ada baik melalui visualisasi CAL for Mathematics maupun guru secara langsung.
3) Tampilan Desain Pembelajaran Dalam Komputer
4) Variasi tampilan
Visualisasi yang terlihat pada monitor komputer harus bervariasi dan tidak monoton agar siswa lebih tertarik dan tidak bosan. Variasi tersebut meliputi warna background, animasi, musik sampai dengan warna dan tipe tulisan (font).

b. Fungsional
Keakurasian dari desain media pembelajaran matematika berbantuan komputer yang telah dibuat sangat menentukan visualisasi yang dihasilkan. Visualisasi ini berfungsi untuk mengajarkan matematika melalui bantuan komputer, sehingga penekanannya adalah dinamisitas animasi dan interaktifitas pembelajaran konsep. Interaktif meliputi urutan – urutan instruksional, jawaban/respon, umpan balik yang berupa pertanyaan yang memerlukan kreatifitas dan pembedaan solusi siswa.

C.2 Langkah – langkah Pembuatan Desain CAL for Mathematics
Langkah – langkah yang harus dilakukan agar Desain CAL for Mathematics sesuai dengan kriteria tersebut adalah sebagai berikut :
1. Menganalisis materi pelajaran matematika dari berbagai referensi ;
2. Membuat struktur penyampaian materi pelajaran matematika ;
3. Menyusun flow chart (diagram alir) desain media CAL for Mathematics ;
4. Membuat desain media CAL for Mathematics ;
5. Visualisasi desain media CAL for Mathematics dalam monitor komputer ;
6. Mengadakan uji visualisasi desain media CAL for Mathematics kepada siswa, guru, desain grafis dan teknisi komputer ;
7. Refisi desain media CAL for Mathematics ;
8. Proses pembuatan desain media CAL for Mathematics selesai.

C.3. Software yang relatif mudah digunakan dalam pembuatan desain media CAL for Mathematics

Diakui atau tidak software yang biasa digunakan di Negara Indonesia adalah software under windows. Software yang mendukung dalam pembuatan desain CAL for Mathematics ada beberapa macam, namun yang pada umumnya digunakan oleh Bapak/ Ibu guru dan para siswa adalah software dalam paket Microsoft Office. Microsoft Power point merupakan pilihan utama dalam pembuatan desain CAL for Mathematics, karena merupakan software yang dirancang untuk pembuatan slide presentasi. Sehingga dalam hal penyajian dinamisitas dari media kepada user tidak perlu diragukan.
Untuk menambah dinamisitas dapat disisipi audio visual, dan dalam hal ini Microsoft Power Point menyediakan fasilitas insert movie and sounds. Dalam hal interaktifitas antara user dan media, Microsoft Power Point menyediakan tombol – tombol yang memberikan feedback kepada pemakainya, dengan fasilitas action buttons dan hyperlinks. Dinamisitas dan interaktifitas suatu media CAL for Mathematics tergantung pada sejauh mana pembuat desain (dalam hal ini guru matematika) mengeksplorasi software Microsoft Power Point, sehingga dapat dimungkinkan suatu media yang telah digunakan mengalami perbaikan atau pembaharuan data sesuai dengan keinginan pemakainya.

D. Penutup
Pembuatan desain media CAL for Mathematics dengan Microsoft Power Point perlu disertai dengan latihan soal / Ulangan Harian yang dapat merekam jawaban siswa dalam komputer. Hal ini dimaksudkan agar guru matematika dapat melakukan analisis ketuntasan belajar siswa. Untuk mendukung proses tersebut menurut hemat penulis diperlukan Local Area Network (LAN) pada waktu siswa melaksanakan ulangan harian.
Selain hal tersebut dalam pembuatan media CAL for Mathematics harus memperhatikan Kurikulum yang dipakai saat ini (Kurikulum 2006) baik untuk mata pelajaran TIK maupun mata pelajaran Matematika. Pada Kurikulum 2006 untuk TIK di SMP, belum memungkinkan software – software multimedia yang lebih dinamis – interaktif seperti Macromedia Flash, untuk itu alangkah lebih bijaksananya jika desainer CAL for Mathematics memaksimalkan eksplorasi terhadap Software Microsoft Power Point. Semoga bermanfaat, amin.

1 komentar:

nagudz mengatakan...

wah bagus mas arif...
jangan lupa mampir ke ;
www.banyuwangiblogger.blogspot.com
www.nagudz.tk
www.bursahapelaros.com
Trims...